Berita Humas: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram Prof. Dr. H. Mutawali mendelegasikan kepala pusat pengembangan bahasa Dr. H. Lalu Supriadi yang tergabung bersama 15 Perguruan Tinggi lainnya mendapatkan kehormatan diundang oleh King Abdullah bin Abdel Aziz Internasional Center for Arabic Language yang berlangsung 5 hari sejak tanggal 26 – 30 Juli 2018, Selasa (31/07).

Kehadiran rombongan Indonesia diterima oleh Prof Dr Abdul Wahab Abul Khaer bersama jajaran pimpinan lainnya, hadir juga dalam pertemuan tersebut adalah para dosen dan Guru Besar jurusan sastra arab diantaranya Prof Dr Abdel Aziz el-Mani’, Prof Dr Abu Aus Assamsani, Prof Dr Shalih al-Ghamidi, Dr Ali al-Ma’youf dan lainnya.

Prof Dr Abdul Wahab Abul Khaer, mengatakan bahwa pertemuan ini membuktikan adanya hubungan yang kuat antara Indonesia dan Saudi Arabia dalam menyebarkan bahasa Alquran. Salah satu agenda penting yang dibahas dalam kegiatan temu konsultasi dan koordinasi tersebut adalah terkait tentang perkembangan dan prospek pengajaran bahasa arab.

Kepala P2B Dr. Lalu Supriadi menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bersifat dialog yang mengarah pada peluang kerjasama yang bisa dilakukan antar jurusan bahasa dan sastra Arab di Perguruan Tinggi Indonesia dengan jurusan bahasa Arab di King Saud University dalam hal penyelenggaraan konferensi serta pengembangan dalam pembelajaran dan penelitian bahasa dan sastra Arab,” tandasnya.

Dr. Lalu Supriadi dalam siaran persnya melalui Humas UIN Mataram menjelaskan bahwa ada empat agenda yang didiskusikan dalam pertemuan tersebut yaitu 1). mengenal profile Perguruan Tinggi dan kontribusinya dalam pengembangan dan pembinaan bahasa arab, 2). kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan dan pembinaan bahasa arab, 3). desain perencanaan program pengembangan  dan pembinaan bahasa arab, 4). penguatan manajemen lembaga Bahasa Arab.

Di akhir pertemuan 15 delegasi kehormatan dari Indonesia yang terdiri dari pengajar bahasa arab tersebut menerima cinderamata penghargaan atas dedikasi dalam pengajaran dan penyebaran bahasa arab di Indonesia. Peserta juga mengunjungi pusat studi literatur Saudi yang ada di lingkungan fakultas dan mendapat hadiah buku, serta yang paling menarik adalah mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan ibadah Umroh. Wallahu A’lam (Supriadi/Adita@humasuin).

%d blogger menyukai ini: