Berita Humas: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram Prof. Dr. H. Mutawali bersama seluruh Keluarga besar UIN Mataram sedang gembira dan bersyukur atas dilantiknya Bapak Drs. H. Subuh, M. Pd. oleh Menteri Agama Republik Indonesia bersama 19 orang pejabat eselon II yang berlangsung di kantor Kementerian Agama di Jalan Lapangan Banteng Barat di Jakarta, Jum’at (27/07).

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam arahannya menyampaikan, kepada para pejabat yang dilantik agar memberi perhatian terhadap penguatan sinergi, kolaborasi, dialog, dan kerjasama lintas sektoral yang terkait lingkup tugas masing-masing.

Secara khusus kepada semua Kepala Biro pada perguruan tinggi keagamaan negeri, Menag berpesan agar menyadari dan mengimplementasikan bahwa peran yang diemban bukan sekadar pejabat pendukung adminsitrasi, melainkan merupakan unsur pimpinan di dan harus mendukung, memaknai serta menjabarkan visi dan misi perguruan tinggi kegamaan negeri sebagai lembaga pendidikan tinggi  dan lingkungan masyarakat ilmiah.

Lebih lanjut, Menteri Agama menekankan agar para pejabat yang baru dilantik agar menaruh perhatian besar pada beberapa hal diantaranya tentang penguatan sumberdaya manusia, penguatan kelembagaan, kebijakan, kemitraan lintas sektoral serta penguatan program kerja dalam rangka penjabaran tugas pokok dan fungsi organisasi Kementerian Agama.

Rektor prof Mutawali dalam siaran persnya disaat sedang berlangsungnya prosesi pelantikan di Jakarta, di ruang kerjanya beliau menyampikan ucapan selamat dan turut bergembira dan bersyukur atas amanah kepercayaan yang diberikan.  Lembaga ini sangat memerlukan orang yang penuh enerjik dan semangat seperti beliau untuk kita sama-sama berfikir untuk memajukan organisasi.

Prof Mutawali menilai bahwa Drs. H Subuhi, M.Pd. I merupakan pejuang tangguh telah matang secara proses telah menduduki beberapa jabatan dan Alhamdulillah sekarang dilantik oleh Bapak Menteri Agama sebagai  Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan kerjasama. Sepak terjang beliau dalam menjalankan amanah jabatan selama ini merupakan proses panjang yang telah dilalui dengan ketulusan dan keteguhan dalam memegang prinsip, dan sikap kerja.  Walahu A’lam (Adita@humasuin)

 

%d blogger menyukai ini: