Berita Humas: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram Prof. Dr. H. Mutawali menugaskan dua pejabat struktural untuk mengikuti pendidikan dan latihan revolusi mental bagi pegawai aparatur sipil Negara dalam membangun budaya kerja pelayanan di lingkungan kementerian agama yang dilaksanakan di Balai diklat keagamaan Denpasar selama 6 hari sejak tanggal 9 – 14 Juli 2018.

Dalam kompresni pers di ruang kerjanya, rektor menyatakan bahwa kegiatan revolusi mental merupakan sebuah gerakan solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan  yang  bermuara pada perubahan yang menjadi agenda strategis Presiden  Republik Indonesia.

Lebih lanjut Prof Mutawali sangat mendukung Gerakan Nasional Revolusi Mental sebagaimana yang tertuang dalam amanat Instruksi Presiden No 12 Tahun 2016, sebagai salah satu ikhtiar dalam rangka mewujudkan masyarakat indnesia Baru yang memiliki Integritas, etos kerja, dan gotong royong.

Rektor menilai bahwa dalam berbagai kesempatan, Presiden selalu menggaungkan terobosan gerakan  revolusi mental untuk merubah pola pikir dan perilaku bagi seluruh komponen, hal tersebut harus terukur melalui lima program yaitu gerakan Indonesia melayani, gerakan Indonesia berih, gerakan Indonesia tertib, gerakan Indonesia mandiri, gerakan Indonesia bersatu.

UIN Mataram menugaskan dua orang pejabat struktural yaitu Haeruddin, S. Sos. Kasubag Organisasi dan Tata Laksana bersama H. Suhirman Kasubag Humas dan informasi untuk mengikuti diklat revolusi mental angkatan I & II yang dilaksanakan selama satu minggu diikuti oleh 60 orang pejabat struktural wilayah Bali NTB dan NTT. Wallahu A’lam (Adita@huamsuin)

 

 

%d blogger menyukai ini: