Berita Humas: Rektor Prof. Dr. H. Mutawali menegaskan beberapa point penting pada saaat memberikan arahan pembekalan Kuliah kerja Partisipatif diantaranya adalah membangun komunikasi yang indah bersama masyarakat, merancang program kerja KKP sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta pelajarilah makna pentingnya hidup bermasyarakat, Senin (02/07)

Kepala Pusat Pengabdian masyarakat Drs. H. Nujumuddin, M. Pd.  Sangat mendukung apa yang diungkapkan oleh Rektor yang menekankan tentang pentingnya menafsirkan konsep KKP ini bukan sekedar agenda akademik semata, melainkan harus mampu mengambil hikmah dan pelajaran berharga bersama masyarakat selama di lokasi.

Lebih lanjut beliau jelaskan bahwa kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Partisispatif (KKP) adalah menjadi agenda akademik yang hukumnya wajib harus dilaksanakan setiap tahun.  Konsep pemberdayaan yang dilakukan di setiap desa binaan tidak mesti sama, melainkan cendrung fokus pada masalah yang berbeda sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Secara tehnis persiapan adminsitrasi dan lokasi KKP Tahun ini, Kasubag LP2M Lalu Husanan, S. Sos. menuturkan bahwa kegiatan lembaga tiap tahun semakin meningkat,  produktivitas serta jangkauan juga semakin meluas.  Beliau siap bekerja keras menggawangi amanah sebagai kasubag yang didukung juga oleh potensi staf yang memiliki semangat kerja yang mempuni dan teruji.

Dr. H. Nazar Na’amy menjelaskan bahwa kegiatan pembekalan selama dua hari kedepan dengan materi yang sudah dijadwalkan, mulai dari tehnik pemetaan dan penyusunan program kerja.  Hadir juga Asisten satu Bupati Lombok Tengah menyampaikan potensi dan prioritas pembangunan Lombok tengah, kemudian dilanjutkan dengan materi arah kebijakan pengembangan KKP serta sistematika penyususnan pelaporan. Wallahu A’lam (Adita@humasuin)

 

%d blogger menyukai ini: