Berita Humas: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram Prof. Dr. H. Mutawali yang merupakan guru besar bidang Ilmu Filsafat Islam mengajak kepada seluruh civitas akademika UIN mataram melalui program Khazanah Romadhon 2018 yang diiisi dengan kejian rutin di Musholla Kampus satu setiap hari dan diikuti oleh semua unsur pimpinan, karyawan dan mahasiswa.

Topik kajian kali Jum’at (08/06) akan mengkaji tentang “Siapa Sebetulnya Temn Abadi Kita”. Penting kiranya membahasa tentang memilih teman abadi, sebagaimana yang diungkapkan dalam surat al-kahfi ayat 46 yang maknanya adalah bahwa harta dan anak merupakan perhiasan dunia. Filosofisnya adalah sesuatu yang namanya perhiasan adalah biasanya kelihatan indah dan sesuatu yang tidak dihiasi biasanya akan menjadi biasa-biasa saja atau bahkan kurang indah.

Perhiasan dalam setiap sendi kehidupan terkadang diperlukan, bahkan Allah Swt menciptakan dunia beserta isinya adalah menjadi sarana beribadah sebagai tujuan utama.  Sedangkan kecintaan kepada harta dan anak hanyalah menjadi hiasan yang selayaknya menjadi motivasi dan semangat untuk tetap mengedepankan fungsi utama untuk lebih taat beribadah kepada Allah Swt dengan menjadikan harta sebagai sarana dan mengajak serta dapat menjadi contoh kepada anak kita.

Adapun “Albakiyatussolihat” sebagaimana dijelaksan oleh para ulamak adalah memiliki makna seluruh amal kebaikan yang diperintahkan oleh Allah Swt untuk dikerjakan seperti amalan wajib meliputi solat, puasa, zakat, dan amalan sunah lainnya. Artinya bahwa seluruh amalan yang termasuk dalam makna “Albakiyatussolihat” tersebut lebih baik dari pada semua harta kekayaan dan anak yang dimiliki, karena semua amalan tersebut bersifat abadi dan akan selalu menjadi teman setia di dalam kubur, sedangkan harta dan anak hanya mengantarkan saja sesuai dengan fungsnya sebagai hiasan di dunia.

Beberapa amalan sunnah yang dapat dijadikan zikir yang berpahala abadi yang termasuk dalam amalan Albaqiyatussolohat sebagaimana yang dijelaskan para ulamak adalah kalimat tasbih, tahmid, tahlil, takbir, hawkalah dengan senantiasa melafazkan sebagai zikir pagi dan petang (subhanallah, Alhamdulillah, Lailahailallah, Allahuakbar, Lahawlawalakuwwata Illaabillah).

Mari kita lihat seberapa gemar diri ini melafazkan kalimat zikir yang sangat istimewa yang pahalanya akan abadi menjadi teman setia bahkan menjadi harta karun di Surga.  Semoga kita bersama keluarga senantiasa dapat mengamalkan lima kalimat istimewa tersebut sebagai bekal teman abadi yang senantiasa setia mendampingi kita dalam kehidupan akhirat, Amin Ya Robbal Alamin. (Adita@humasuin)

%d blogger menyukai ini: