Berita Humas: Rektor Universitas Islam Negeri UIN Mataram Prof Dr. H. Mutawali bersama civitas akademika menggelar kegiatan spesial romadhon yang dipusatkan di musholla dan diikuti oleh semua kalangan yaitu pejabat, dosen, pegawai dan juga mahasiswa yang akan berlansgung selama satu bulan penuh (28/05).

Prof. H. Mutawali  dalam kesempatan mengisi kajian setelah selesai solat zuhur berjamaah, mengawali kajiannya dengan mengutip ungkapan Imam Muhammad Al-Ghazali seorang sufi yang sangat memahami ilmu fiqh sekaligus ahli tasawuf yang memberikan inspirasi tentang  rahasia puasa untuk menyadarkan betapa pentingnya menunaikan ibadah puasa secara totalitas yang melibatkan bukan sekedar lahiriyah namun juga melibatkan batin.

Guru besar bidang filsafat tersebut juga menegaskan bahwa semua yang disyariatkan ajaran agama Islam pasti mengandung makna filosofisnya, secara sepintas kelihatannya puasa hanyalah ibadah fisik untuk melatih tubuh agar lebih mandiri dan membiasakan diri dari bersenang-senang, melatih perut untuk tidak makan dalam durasi yang lebih lama dari hari-hari biasa, serta untuk melatih mengendalikan nafsu.

Lebih lanjut beliau ungkapkan bahwa ramadhan kita jalani berhari-hari selama sebulan penuh, kita senantiasa merasakan lapar dan haus apalagi dengan ditambah dengan berbagai aktivitas dan bekerja hingga waktu siang.  Puasa kita hendaknya menjadi penempaan batin dari hawa nafsu, meraih makna puasa dengan menjaga lisan dan pancaindra lainnya sehinga terjauh dari  dusta, mengumpat, fitnah, dan bertengkar.

Mengkahiri kajiannya, rektor mengajak kita semua untuk senantiasa dapat memaknai rahasia puasa kali ini,  artinya bahwa kita harus mampu merasakan bahwa puasa bukan hanya tentang perut, melainkan kita mendambakan hakekat puasa dengan berpuasanya seluruh tubuh, puasanya mata, puasanya kaki, puasanya tangan, puasanya telinga, bahkan hati pun ikut berpuasa.   Puasa tidak hanya dipandang secara syariat antara sah dan batal, melainkan puasa yang menyeluruh adalah yang melibatkan dari raga hingga jiwa. Wallahu a’lam (Adita@humasuin)

%d blogger menyukai ini: