Berita Humas: Rektor UIN Mataram prof. Dr. H. Mutawali memberikan arahan dan membuka secara resmi kegiatan workshop dan pelatihan “Sistem Penjaminan Mutu Internal UIN Mataram” yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Mutu yang berlangsung di Hotel Grand Madani, Sabtu (12/05).

Dr. Sobry sebagai ketua LPM UIN Mataram dalam laporanya menyampaikan bahwa pelatihan dengan tujuan untuk memperkuat gerakan persiapan akreditasi tahun 2019 yang harus diikhtirakan dengan membangun budaya akademik menuju akreditasi paripurna dengan akreditasi institusi A. Untuk menggapai akreditasi A perlu upaya maksimal semua komponen mulai dari pimpinan rektorat, fakultas, pascasarjana, bagian, upt dan semua pejabat struktural dan bahkan mahaisswa sebagai bagian penting dari civitas akademika.

Sekretaris LPM H.M.Taufiq, Lc., M.HI. dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa pentingnya semua elemen lembaga untuk mengiktui pelatihan adalah untuk menyamakan persepsi dan langkah serempak sesuai dengan tupoksi, sehingga pada saatnya nanti semua berkerja dengan satu sistem yang lebih sempurna.  LPM yang didalamnya dilengkapi dengan 3 kepala pusat yatu kapus pengembangan standar Dr. Hj. Nurrahmah, kapus Pusat Audit dan Pengendalian Mutu Dr. Supardi, dan kapus Pendampingan dan Pengembangan Mahasiswa Drs. H. Ridwan.

LPM UIN Mataram memandang sangat penting untuk menyatukan langkah penafsiran sehingga mengundang narasumber H. Rosihan Aslihuddin, S.Sos., M.Ab. Staf Ahli LPM UIN Malang yang akan memfasilitasi tentang dokumen akademik yang meliputi kebijakan akademik, kebijaka SPMI, pedoman/peraturan pendidikan, standar mutu internal, spesifikasi lembaga UPT, uraian jabatan dan SOP. Sedangkan fasilitator yang kedua adalah prof Dr. H. Mansur Maksum dari akademisi UNRAM akan menyampaikan tentang dokumen mutu yang meliputi manual mutu, dokumen pendukung dan borang

Sambutan rektor mengupas pentingnya  mengimplementasikan makna hadis yang menegaskan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia, makna penting yang harus kita laksankan bersama adalah membangun kebersamaan dalam mengembangkan lembaga untuk melahirkan kemanfaatan yang luar biasa bagi kemajuan.

Lebih lanjut guru besar bidang filsafat tersebut menegaskan bahwa persiapan akreditasi merupakan tantangan bersama, semua pimpinan harus berjibaku untuk menafsirkan kebijakan nasional SPMI serta dapat mengimplementasinya secara maksimal sesuai dengan tupoksi.  Beliau berharap bahwa pelatihan yang dilaksankan oleh LPM hari ini yang melibatkan semua unsur pimpinan merupakan langkah tepat menuju akreditasi yang paripurna. Walalahu A’lam (Adita@humasuin)

 

%d blogger menyukai ini: