Berita Humas: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram Prof. Dr. H. Mutawali mendampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam kegiatan pembukaan Perkemahan Wirakarya beroeirntasi pada penyiapan anak bangsa sebagai generasi muda untuk hidup bermartabat yang berlangsung di bumi perkemahan UIN Suska Riau, Kamis (05/05)

Dalam pidatonya, Menteri Agama menyampaikan bahwa pada bulan Mei ini kita semua memperingati Hari Buruh se-Dunia pada tanggal 1, kemudian Hari Pendidikan Nasional tanggal 2, sekarang tanggal 3 kita semua berkumpul untuk menjadi bagian sejarah, menyaksikan Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan, bertemu, berdialektika, berdialog dan bersinergi menebarkan ilmu pengetahuan, keterampilan dan pengalaman, melalui sebuah proses pendidikan kepramukaan, yaitu Perkemahan Wirakarya.

Lebih lanjut Menag Lukman menegaskan pentingnya kita menyadari, masa depan Indonesia di masa yang akan datang, akan ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini. Kemampuan beradaptasi, daya juang dan kapasitas sumber daya manusia, menjadi taruhan. Maka pendidikan menjadi kata kunci, untuk menjawab tantangan yang kompleks di tengah persaingan global.

Prof Mutawali selaku kakak Pembina Dewan Racana Pramuka Halid Bin Walid UIN Mataram menyatakan  bahwa gerakan pramuka telah mengakar secara historis di bumi nusantara. Sebagai wadah pembinaan generasi muda, reproduksi kepemimpinan dan menciptakan kader perubahan. Dapat dikatakan, sejarah gerakan pramuka adalah sejarah Indonesia, perubahan Gerakan Pramuka adalah perubahan Indonesia.

Lebih lanjut beliau tegaskan juga bahwa melalui Gerakan Pramuka, kita ingin menunjukkan kepada dunia, bahwa negeri tercinta Indonesia adalah negeri yang aman dan damai, tempat dari berbagai agama, suku, ras dan golongan. Kain nusantara yang diikat dengan tali bhineka tunggal ika, harus tetap terjaga kokoh menjadi komitmen bersama.

Wakil rektor tiga selaku kakak Pembina juga menyatakan bahwa  berkemah di alam terbuka, meninggalkan rumah yang nyaman, penuh liku dan tantangan dan bersahabat menyatu dengan alam. Pramuka rela meninggalkan keluarga yang dicintai, untuk bertemu dengan saudara-saudara kita dari Sabang sampai Merauke, Tidak lain, kita ingin menunjukan kepada dunia, bahwa Mahasiswa PTK adalah generasi yang kuat, tangguh dan kontributif pada pembangunan bangsa.

Dr. H. Ali Jadid dan Ermawati, M. Pd. Selaku pendamping putra putri menyampaikan agenda dalam menyemarakan perkemahan dengan kegiatan bhakti sosial yang akan dilaksanakan di (1). Desa Alam Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar; (2). Desa Aur Sati, Kabupaten Kampar; (3). Desa Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru; dan (4). Desa Limau Manis, Kabupaten Kampar.

Ali Jadid mengungkapkan bahwa PW PTK ke XIV Tahun 2018 memiliki distingsi dan ekselensi dengan mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pengembangan Eco Cultural Tourism”. Lingkungan, Budaya dan Wisata akan menjadi tiga konsen serius, terutama dalam bhakti karya pramuka. Di setiap desa lokasi bakti, akan dikembangkan potensi wisata pendidikan dengan memperhatikan social-budaya msayarakat yang dikerjakan secara bersama-sama antara anggota Pramuka dengan masyarakat.

Rektor yang didampingi oleh ibu ketua dharma wanita Aesiyah dan juga wakil rektor satu, dua dan tiga serta para peinjau lainnya saat menyambangi mahasiswa di lokasi perkemahannya memberi motivasi dengan harapan kontingen UIN Mataram dapat mengharumkan dan mengangkat citra perguruan tinggi, karena ini adalah momentum yang tepat sebagai upaya menyiapkan anak bangsa yang bermartabat. Wallahu A’lam (Adita@humasuin)

%d blogger menyukai ini: