Berita Humas: 
Hari bersejarah tercatat pada hari Kamis, 29 Maret 2018 merupakan hari yang tepat dirancang dengan berbagai pertimbangan baik akademis maupun non akademis untuk melansungkan prosesi sakral pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M. Ag. Sebagai guru besar bidang Ilmu Hukum Perdata Islam Fakultas Syariah UIN mataram

Dalam catatan humas UIN Mataram setidaknya terdapat tiga ucapan selamat melalui media cetak, 27 ucapan selamat melalui sepanduk dan baliho, dan 20 ucapan selamat melalui karangan bunga yang didesain indah warna warni menghiasi plataran halaman kampus satu menuju Auditorium.

Ratusan korsi tamu undangan terisi penuh bahkan puluhan orang tidak kebagian tempat duduk untuk menyaksikan prosesi pengukuhan guru besar yang berlangsung mulai pukul 09.15. wita di Auditorium UIN Mataram tersebut.  Dengan tanpa mengurangi rasa hormat kepada para tamu undangan, meraka siap berjubel berdiri di ruangan yang melebihi kapasitas.

Prosesi pengukuhan yang berlangsung dalam rapat senat yang disaksikan oleh orang tua, kedua mertua, anak istri, ibu tiri, keluarga besar dari kebon randu Mantang, semua 13 bersaudara, pejabat Daerah Provinsi NTB, Anggota DPRD NTB, Wakil rektor Satu UIN Jogjakarta, para pimpinan organisasi masyarakat, tokoh agama dan hingga Staf kepresidenan juga terlihat hadir menyaksikan dan memberikan ucapan selamat secara langsung.

Dalam orasi ilmiah yang disampaikan sesaat sebelum pengukuhan disiapkan sebanyak 50 halaman sudah dicetak rapi menjadi buku kecil yang dibagikan kepada semua undangan, Prof H. Masnun tidak dapat membaca secara utuh dan sepurna, hal tersebut karena beliau merasakan hadirnya arwah Ibunda tercinta yang meninggal dunia belum lama ini seakan turut hadir dan menyaksikan hari bahagia menyambut gelar kehormatan tersebut.

Isak tangis bahagia bercampur sedih yang juga membuat semua undangan tersentuh dan tanpa terasa air mata bercucuran mendengar tangisan jiwa haru pilu ratapan seorang anak pada ibunya, semoga air mata yang membasahi pipi menjadi iringan doa suci yang menempatkan ibunda tercinta memperoleh tepat yang terbaik di sisi Alloh Swt, karena ibunda telah mengorbankan seluruh hidupya, jiwa raganya untuk semua anaknya.

Professor H. Masnun adalah sosok anak sholeh yang berbakti kepada orang tua, kini pada puncak kesuksesan memperoleh gelar kehormatan sebagai Profesor jutru sangat merendah hati dan mempersembahkan gelar kehormatan sebagai guru besar untuk sang ibunda tercinta, semoga Alloh Swt selalu mencurahkan rahmat dan maghfiroh untuk ibuda Hj. Asma’ul Husna di alam kuburnya, Amin Ya Robbal Alamin. Wallahu A’lam (Adita@humasuin).

%d blogger menyukai ini: