Berita Humas: Universitas Islam Negeri Mataram kembali mendapat anugrah guru besar seiring dengan diterbitkanya Surat Keputusan Menristek Dikti yang menetapkan Bapak Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag. sebagai guru besar pada bidang Ilmu Hukum Perdata Islam Fakultas Syariah UIN Mataram terhiting sejak tanggal 1 Maret 2018.

Kehadiran Guru Besar Ilmu Hukum Perdata Islam telah memperkuat deretan jumlah Guru Besar yang dimiliki oleh UIN Mataram yang kini sudah memiliki 5 orang guru besar.  Adapun guru besar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan adalah Prof. Dr. H. M. Taufik dan Prof. Dr. H. Nashuddin, kemudian Fakultas Syariah Prof. Dr. H. Mutawali dan Prof. Dr. H. Masnun, sedangkan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Prof. Dr. Suprapto.

Rektor Prof. Dr. H. Mutawali sangat mendorong semua dosen yang telah memenuhi syarat untuk diajukan menjadi guru besar agar segera melengkapi syarat pengusulan sehingga cepat diproses.  Hal tersebut selalu diungkapkan dalam sambutan berbagai kegiatan yang dihadiri oleh para dosen, bahkan memotivasi dosen yang tersendat-sendat dalam meneyelesaikan disertasinya.

Leboh lanjut beliau ungkapkan bahwa UIN Mataram memiliki Potensi tenaga dosen yang luar biasa, ratusan orang masih dalam proses penyelesian S3, kemudian sekitar puluhan orang sudah siap diajukan menjadi guru besar, semoga tahun ini beberapa dosen yang sedang diproses pengusulannya segera mendapatkan SK Guru Besar.

Keluarga besar civitas akademika UIN Mataram bersuka cita menyambut kehadiran Guru Besar Fakultas Syariah Prof. Dr. H. Mansun yang kini sedang menjabat sebagai wakil rektor satu bidang akademik.  Berbagai ucapan selamat datang dari semua kalangan, secara internal dan juga diluar kampus mulai dari para alumni, mitra kerja BUMN, pemerintah daerah, pemerintah pusat, anggota DPRD, DPD RI, DPR RI, Menteri, Irjen, Dirjen dan tokoh agama serta tokoh masyarakat terlihat memadati halaman kampus UIN Mataram Alhamdulillah.  Wallahu A’lam (Adita@humasuin)

 

%d blogger menyukai ini: