Berita Humas: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama Universitas Isalm Negeri Mataram menggelar workshop desain kurikulum yang diikuti oleh 30 orang peserta dan menghadirkan narasumber ahli Prof. Dr. Arskal Salim (Direktur PTKIN Kemenag RI) yang berlangsung pada hari Sabtu, (24/03) di Hotel Jayakarta.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama Dr. H. M. Zaki, M. Pd. dalam sambutanya menyampaikan bahwa workshop ini mengedepankan paradigma baru dalam setiap masa tentu harus diimbangi dengan sebuah gagasan pembaharuan, tak terkecuali dalam hal kurikulum juga diperlukan sentuhan pembaharuan untuk mengejar ketertinggalan.

Lebih lanjut Dr. H.M. Zaki menyampaikan, peran strategis Fakultas Ushuluddin sebagai bagian penting dalam deretan fakultas di lingkup UIN Mataram sangatlah memberikan arti untuk dapat menjadi warna cerah menerangi, meski belum genap usia satu tahun.

Dekan FUSA menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan kegiatan ini, kehadiran bapak rektor memiliki arti penting untuk memberikan semangat dan motivasi, narasumber dan juga kepada semua peserta.  Menurutnya, kurikulum adalah pembahasan yang tak pernah tuntas, selalu menjadi hangat diperdebatkan, terlebih lagi konsep kurikulum yang mengacu kepada KKNI disandingkan dengan paradigma Horizon Ilmu UIN Mataram.

Rektor Prof. Dr. H. Mutawali dalam sambutanya menyampaikan apresiasi kegiatan workshop sebagai peningkatan kompetensi dosen Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, kegiatan yang didesain hari ini sesugguhnya menjadi satu indikator penting komitmen bersama dalam memacu gerak langkah memajukan fakultas yang secara langsung berdampak signifikan dalam memancarkan cahaya universitas.

Prof Mutawali berharap agar  desain kurikulum yang akan dirancang hari ini oleh para pakar dan juga menghadirkan narasumber yang diharapkan dapat memberikan pencerahan dan pengayaan untuk mendesain kurikulum berbasis Horizon Ilmu, atau dengan bahasa lainya adalah memperkokoh kurikulum FUSA sebagai langkah mengejar keunggulan.

Mengakhiri sambutanya, rektor sangat optimis bahwa ke depan, fakultas ushuluddin dan studi agama akan dapat menjadi fakultas yang laris manis, meski tergolong baru lahir namun mampu menunjukkan geliat dan memiliki mahnet serta pesona yang luar biasa, hal tersebut terbukti dengan angka peminat yang tinggi. Wallahu A’lam (Adita@humasuin)

%d blogger menyukai ini: