Berita Humas:  Rektor Prof. Dr. H. Mutawali bersama unsur pimpinan lainnya bergerak cepat menanggapi persoalan stabilitas keamanan kampus dua di Jl. Gajah Mada Jempong, setelah melakukan rapat koordinasi internal, selanjutya melakukan koordinasi dengan Korem 162 Wira Bhakti, kamis (01/03).

Kunjungan silaturhami rektor bersama komandan korem didampingi oleh wakil rektor satu Dr. H. Mansun, Wakil Rektor dua Dr. Hj. Faizah, Kepala Biro Dr. H. Badrun, Dekan FTK Dr. Hj. Lubna, Kabag Perencanaan dan Keuangan Serife Nurlaily, MM, Wakil Isdb Muhammad Sa’I, M. Ag. serta kasubag Humas Suhirman Adita.

Rektor mengawali pembicaraan bersama komandan korem dengan memperkenalkan jajaran pimpinan yang ikut bersilaturahmi kali ini satu persatu, kemudian menyampaikan bebrapa persoalan terkait dengan kondisi keamanan kampus terutama sekali kampus dua dalam beberapa tahun ini.

Selain itu juga, rektor berharap agar silaturahmi antar instansi ini dapat menjadi awal komunikasi dan koordinasi yang baik untuk selanjutnya dapat bekerjasama dalam rangka menciptakan satabilitas keamanan, terlebih lagi dalam waktu dekat akan ada pembangunan berskala besar di kampus dua yang sangat memerlukan jaminan keamanan.

Komandan Korem 162/WB Kolonel Infantri Farid Makhruf bersama jajaran petinggi lainya seperti kasi ops dan kasi intel menerima rombongan rektor bersama jajaran pimpinan UIN Mataram selama 25 menit berdiskusi di ruang tamunya dengan suasana kekeluargaan.

Dalam sambutanya, komandan Farid Makhruf memberikan apresiasi luar biasa dan merasa terhormat mendapat kunjungan silaturahmi dari pimpinan UIN Mataram, selanjutnya merespon semua yang disampaikan oleh rektor, secara pribadi dan institusi Korem 162 WB siap selalu bergandeng tangan dengan civitas akademika UIN Mataram dalam mewujudkan stabilitas keamanan terutama sekali di dalam lingkungan pendidikan.

Komandan korem memerintahkan jajarannya untuk segera bertindak cepat merespon apa yang menjadi kesimpulan diskusi singkat sebagai rekomendasi perkiraan cepat (Kirpat).  Mulai hari ini loreng hijau akan melakukan identifikasi, pemantauan dan analisis situasi dengan system tertutup yang kemudian hasilnya akan didiskusikan dalam waktu cepat, salam komando.  Wallohu A’lam. (Adita@humasuin)

 

%d blogger menyukai ini: