Berita Humas: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Mataram bergerak cepat merespon berbagai peluang untuk pengembangan mahasiswa, salah satunya adalah bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia untuk membuka Galeri Investasi Syari’ah yang diresmikan oleh Rektor UIN Mataram, Rabu, 28/02).

Bersama Rektor, turut hadir yang meresmikan beroperasinya GIS UIN Mataram adalah kepala otoritas jasa keuangan Bapak Farid Faletehan, kemudian juga Direktur Bursa Efek Indonesia Bapak M. Khadafi Mukrom, serta direktur Phintraco Sekuritas Ibu Sriwati Wijaya. Kemudian setelah peresmian dan penunjauan kantor GIS, dilanjutkan dengan seminar sosialisasi pasar modal yang dikuti oleh ratusan dosen dan mahasiswa.

Dekan FEBI Dr. H. Ahmad Amir Azis dalam sambutanya sebelum acara pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya Galeri Investasi Syari’ah (GIS) mengatakan bahwa FEBI berupaya membangun kerjasama kemitraan untuk dapat mengikuti perkembangan tren ekonomi, bisnis, dan perkembangan dunia sebagai upaya pengembangan potensi mahasiswa.

Lebih lanjut beliau menganalisa perkembangan pasar modal, mahasiswa sambil kuliah juga memiliki usaha berupa investasi saham dengan sangat mudah, cukup mendaftar dengan membuka rekening senilai Rp 100.000 di perusahaan sekuritas, yang terdafat di galeri FEBI UIN Mataram.  Unit GIS UIN Mataram merupakan salah satu percontohan kampus diantara ratusan GIS yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rektor Prof. Dr. H. Mutawali dalam sambutanya menyampaikan apresiasi kepada FEBI yang telah membuka Galeri Investasi yang merupakan satu bentuk lompatan besar untuk investasi jangka panjang. Seiring dengan perkembamgan teknologi dan gaya hidup, untuk saat ini kondisi keuangan mahasiswa telah berubah, lebih kreatif dan mampu menangkap berbagai potensi dan peluang bisnis terutama bisnis online dan sebagainnya.

Lebih lanjut Rektor mengatakan, ada berbagai manfaat dan keuntungan jika mahasiswa sudah menjadi investor di pasar modal. Selain bisa memahami seluk beluk bursa saham, nantinya mahasiswa bisa menjadi seorang investor yang handal, karena sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman yang ditanamkan sejak kuliah.

Kepala divisi pengembangan wilayah BEI M. Khadafi dalam materinya mennyampaikan bahwa menjadi investor sejak mengenyam pendidikan di perguruan tinggi bukanlah hal sulit. Saat ini Bursa Efek Indonesia teleh bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi untuk menyediakan fasilitas galeri investasi. Hal tersebut untuk menjaring investor yang bertujuan meningkatkan literasi mahasiswa terhadap dunia pasar modal yang dapat diakses di manapun.

Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan serta Phintrako Sekuritas memberikan materi  mengenai kemudahan investasi di pasar modal Indonesia kepada ratusan dosen, dan mahasiswa FEBI UIN Mataram yang berlangsung di Auditorium.  Melalui kegiatan tersebut diharapkan akan lebih membuka wawasan, cara investasi di saham hingga tips-tips agar terhindar dari investasi bodong.

Semua narasumber memberikan apresiasi dan semangat kepada semua peserta dan menyarankan agar tidak hanya bergantung pada satu penghasilan. Untuk mendapatkan penghasilan yang lebih, ya haruslah berani berspekulasi dalam bentuk usaha investasi.  Pegawai ataupun mahasiswa tidak produktif kalau hanya bergantung pada satu sumber penghasilan saja, melainkan perlu investasi untuk mengubah  dan menambah pendapatan.

Acara sosialisasi dan peresmian Galeri Investasi Syariah FEBI UIN Mataram juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus GIS sebagai tim managemen perwailan Bursa Efek Indonesia di tingkat kampus, adapun personalia terdiri dari unsur dosen dan juga melibatkan mahasiswa.  Wallahu A’lam (Adita@humasuin)

%d blogger menyukai ini: