Berita Humas: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Isalm Negeri Mataram menggelar workshop peningkatan kompetensi dosen fakultas tarbiyah dan keguruan UIN Mataram, diikuti oleh 175 orang peserta dan menghadirkan narasumber ahli Dr. Abdul Rozak, M.Si (Tim LPTK Kemenag RI) yang berlangsung pada hari senin, (12/02) di Hotel Jayakarta.

Wakil dekan satu bidang akademik FTK Dr. Abdul Quddus, MA. selaku penangungjawab kegiatan, dalam laporanya menyampaikan bahwa workshop ini mengedepankan tema “Penguatan KPT Mengacu KKNI-SNPT Berparadigma Horizon Ilmu, Penyusunan SKPI, dan RPS”.

Lebih lanjut Dr. Quddus  menyampaikan jumlah peserta terdiri 175 orang dari unsur dosen tetap FTK PNS, dosen tetap FTK non-PNS, dosen luar biasa, dan dosen purna tugas, Stakeholder dan mitra FTK dari unsur Kemenag Kanwil, Kemenag Kab Lobar, Kemenag Kota Mataram, kepala madrasah, Asosiasi Keilmuan dan perwakilan alumni.

Dekan FTK Dr. Hj. Lubna, M. Pd. dalam sambutanya menyampaikan apresiasi kepada penanggungjawab kegiatan, narasumber dan juga kepada semua peserta.  Menurutnya, kurikulum adalah pembahasan yang tak pernah tuntas (never ending),  selalu menjadi hangat diperdebatkan, terlebih lagi ketika mengemuka konsep KPT yang mengacu kepada KKNI disandingkan dengan paradigm Horizon Ilmu UIN Mataram.

Ibu Dekan FTK menaruh harapan besar kepada semua pihak untuk secara maksimal mengikuti kegiatan hari ini yang telah dibagi menjadi sesi pertama, penguatan KPT Mengacu KKNI-SNPT Berparadigma Horizon Ilmu, kemudian sesi kedua penyusunan SKPI, penyelarasan kurikulum dan RPS, dan sesi ketiga adalah rekomendasi dan RTL.

Wakil rektor satu Dr. H. Masnun mewakili Rektor UIN Mataram dalam sambutanya menyampaikan apresiasi kegiatan workshop sebagai peningkatan kompetensi dosen FTK. Kegiatan yang didesain hari ini akan menginisiasi dan menginspirasi fakultas-fakultas lainnya di lingkup UIN Mataram.

Dr. H. Masnun sangat optimis terhadap tahapan dan capaian dalam pelaksanaan KPT UIN Mataram berbasis Horizon Ilmu, karena itu kontribusi akademisi, para pemikir, dan guru besar sangatlah dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut.

Mengakhiri sambutanya, Wr 1 berharap agar semua komponen masyarakat kampus dapat terus memiliki semangat dan kebersamaan untuk terus maju dan berkreasi mengatasi berbagai problem akademik maupun non akademik. Wallahu A’lam (Adita@humasuin)

%d blogger menyukai ini: