Berita Humas: Sembari menikmati suasana libur di pagi yang cerah dengan minuman hangat, sebut saja kopi atau teh, jeruk panas, santai bersama keluarga, duduk bercengkrama bertukar cerita disambut tawa, menu seadanya tempe goreng dipadukan dengan minuman hangat membuat cita rasa menjadi lebih bermakna.

Pagi ahad (04/02) lensa humas menghadirkan profile tenaga honorer yang sudah lama mengabdikan diri menjaga dan merawat kebersihan suasana kampus kita. Panggilan akrabnya sering disapa Inak Saenah, yang kini masih aktif sebagai tenaga kebersihan di Fakultas Syariah.

Inak Saenah adalah sosok periang, dengan perawakan paling subur diantara semua petugas kebersihan yang ada di kampus ini.  Datang paling pagi sebelum para pejabat dan karyawan serta mahasiswa tiba di kampus, langsung bereaksi mengoperasikan alat tempurnya seperti sapu lidi, skop dan gerobak geret.

Rutinitas seputar urusan bersih membersihkan memang spesialis inak saenah setiap hari, wilayah kerja yang dimiliki adalah seputar halaman depan fakultas syariah, mulai dari taman, lorong dan tangga tak lupa dia sisiri.

Bukan itu saja, setelah dua jam bermain dihalaman dan dipastikan bersih, maka episode berikutnya dia harus melanjutkan di bagian dalam.  Tapi sebentar dulu, kayaknya inak senah akan istrahat sejenak sebelum melanjutkan urusan kebersihan di dalam ruangan.

Sesi istirahat dimanfaatkan untuk mengganjal perut dengan beberapa bungkus nasi, perlahan tapi pasti dia berjalan menuju deretan warung nasi yang berada persis di tepi barat kampus.  Dia duduk membaur bersama para mahasiswa, dosen, karyawan dan semua orang untuk menikmati sarapan nasi bungkus.

Untuk ukuran badan yang subur, mungkin kalo sekedar satu bungkus masih dirasakan kurang, ya tambah lagi sekedar dua sehingga lengkaplah rasanya kalo sudah tiga bungkus sebagai pengganti energi sejak pagi dan jadi stok cadangan hingga siang nanti.

Inak saenah akan segera melanjutkan episode kebersihan bagian dalam, mulai dari menyisiri semua ruangan pejabat untuk mengambil gelas kotor, memberishkan meja, ngepel lantai, membersihkan kaca, dan lainnya. Semua dilakukan dengan nawaitu ikhlas sebagai bentuk pengabdian pada lembaga.

Semoga inak saenah dan semua tenaga kebersihan kampus tetap sehat walafiat dalam menjalankan tugas merawat dan menjaga urusan kebersihan sebagai implemntasi dari makna “kebersihan adalah bagian dari iman”. Wallahu A’lam (Adita@humasuin)

%d blogger menyukai ini: