Berita Humas: Lensa humas mengajak kita untuk mengenal Tuti Harwati, M.Ag. kelahiran Pagutan Lombok Tengah, 20 Desember 1976. Menyelesaikan studi S1 di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dan S2 di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Jenjang S1 dan S2 konsen pada Jurusan Hukum Keluarga Islam. Pendidikan S3 sedang ditempuh di Universitas Mataram Prodi Doktor Ilmu Hukum.

Selama 2 periode, tepatnya sejak 2007-2011 dipercaya sebagai Sekretaris Jurusan Ahwal-al-Syakhshiyah Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIN Mataram dan dilanjutkan dari tahun 2011-2015 dipercaya menjadi Ketua Jurusan di Jurusan yang sama.

Cukup banyak karya ilmiah yang sudah ditulis baik dalam bentuk buku maupun jurnal. Dalam bentuk buku: Mendobrak Tradisi: Wacana Progresif Hukum Keluarga Islam pada Masyarakat Sasak; Menolak Subordinasi, Menyeimbangkan Relasi: Beberapa Catatan Reflektif Seputar Islam dan Gender; Jejak Jender pada Budaya Mbojo, Samawa, dan Sasak, Akses Keadilan bagi Janda Kawin Siri.

Adapun dalam bentuk jurnal: Kedudukan Perempuan dalam Perkawinan: Melacak Inkonsistensi Pemerintah Indonesia terhadap Ratifikasi CEDAW; Perempuan dan Dakwah: Pemetaan Problem dan Solusi.

Dalam hal penelitian, banyak penelitian yang sudah dilakukan, antara lain: Pemahaman dan Penerapan Konsep Persaudaraan dalam Kelompok Sosial Keagamaan  (Studi Kasus pada Jama’ah Salafi, Ahmadiyah, dan Jama’ah Syafi’iyah di Lombok NTB; Fiqih di Tengah Arus Budaya Muslim Sasak (Poligami, Kawin Cerai dan Kawin Sirri Muslim Sasak); Respon Aktivis Perempuan NTB terhadap Keputusan Mahkamah Konstitusi tentang Kedudukan Anak di Luar Nikah; Implementasi Pergub tentang pemotongan Gaji Bagi PNS yang Bercerai untuk Nafkah Anak dan Mantan Istri; Perlindungan Hukum terhadap Janda Kawin Siri (Studi Kasus di Kota Mataram).

Perempuan Kelahiran Lombok Tengah ini juga pernah berkesempatan menimba ilmu dan pengalaman dalam bentuk Pelatihan Pesantren Leadership di Negeri Paman Sam Amerika Serikat. Di Tahun 2015 berkesempatan pula menjadi nara sumber pada Konferensi International di Universitas Malaya Malaysia.

Dari Tahun 2015 hingga sekarang diberi amanah untuk menjadi Kepala Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Islam Negeri Mataram. Hingga kini, PSGA sedang membangun kerjasama dengan berbagai mitra lokal dan juga nasional seperti kementerian pemberdayaan perempuan dan juga kementerian sosial Republik Indonesia.  (Adita@humasuin)

 

%d blogger menyukai ini: