Berita Humas: Ratusan masyarakat yang datang dari berbagai penjuru memadati kawasan pondok pesantren Nurul Mukhlisin Nahdlatul Wathan Priggerate. Kegiatan Haul Pondok Pesantren yang dilaksankan pada hari Ahad, 7 Januari 2017 dibanjiri ratusan jamaah yang sejak pagi sudah duduk rapi menunggu kehadiran Prof. Dr. TGH. Mutawali untuk memberikan tausiyah.

Prof. Dr. TGH. Mutawali yang jauh hari sebelumnya diundang oleh panitia telah menyanggupi untuk hadir dan mengisi tausiyah pada kegiatan tersebut. Panitia yang sudah menunggu di gerbang utama ponpes melakukan penyambutan spesial diawali dengan pengalungan surban dan diiringi oleh rudat para santri pondok pesantren hingga ke panggung utama pengajian.

Dalam tausiyahnya TGH. Mutawali yang disampaikan dalam kombinasi dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dengan bahasa sasak yang membuat para jamaah menjadi semakin lebih mudah memahami.

Pengajian yang disampaikan sekitar 45 menit menguraikan tentang “Ilmu Sebagai Cahaya”.  dengan dalil al-qur’an, hadis hingga contoh-contoh yang telah ditunjukkan oleh para ulama termasuk oleh pendiri Nahdlatul Wathan Almaghfuruloh Maulanasyekh yang kini secara Nasional telah menjadi Pahlawan, berkat perjuangan dan kegigihanya di bidang pendidikan, sosial dan dakwah.

TGH. Muhammad Asy’ari, QH. Selaku pimpinan pondok pesantren Nurul Mukhlisin NW pringgerate dalam sambutanya menyampaikan ungkapan syukur dan terimakasih kepada Prof. Dr. TGH. Mutawali, rektor Universitas Islam Negeri Mataram yang telah berkenan hadir menyapa jamaah ponpes Nurul Mukhlisin.

Lebih lanjut beliau berharap, agar almukarrom dapat meluangkan waktu ke depan, menyambangi pondok pesantren melalui program “ngaji tokol bareng”.  Hal tersebut dianggap penting menjadi sebagai tradisi merawat nilai-nilai ta’limul muta’allim sebagaimana yang dicontohkan para ulamak terdahulu. Wallohua’lam (Adita@humasuin)

%d blogger menyukai ini: