Berita Humas: Rektor UIN Mataram Dr. H. Mutawali menerima kunjungan dari University of San Diego, Amerika Serikat di ruang kerjanya. Prof. David Harnish adalah ethnomusicologist pakar dalam bidang seni tradisional Sasak serta hubungan antar agama di Lombok, khususnya Muslim dan Hindu.

Agenda khusus kunjungan ke UIN Mataram, Prof. David  Harnish didampingi oleh Dr. Mohamad Abdun Nasir, M.A, ketua penyunting Ulumuna Jurnal of Islamic studies, yang juga konsen dengan riset hubungan antara agama di Lombok. Dalam kesempatan pembicaraan yang penuh suasana keakraban dibicarakan tentang tradisi-tradisi musik lokal di Lombok, yang menurutnya tumbuh dengan sangat pesat dibandingkan ketika dia baru pertama kali datang ke pulau Lombok ini 25 tahun yang lalu.

Diskusi ringan antara rektor dengan David tentang kondisi terkini seputar  jumlah dan aliran kelompok musik tradisional seperti gendang beleq, kecimol, kelentang, rebane dan lainnya yang menjadi kekhasan pulau Lombok. Hasil risetnya tentang music, performance dan akulturasi Suku Sasak dan Bali dalam festival tahunan perang topat di Pura Lingsar, Lombok Barat, yang berjudul “Bridges to Ancestor: Music, Myth and Cultural Politics at an Indonesian Festival”

Fenomena yang menarik yang tengah dia kaji saat sekarang adalah munculnya banyak aneka ragam seni dan music tradisional Sasak semacam kecimol dalam tradisi nyongkolan, ale-ale atau joged. Prof Harnishingin mencari benang merah yang bisa ditarik dari seni tersebut terkait dengan adat dan dan identitas.

Di akhir kesempatan, Prof. Harnish mengunjungi kantor jurnal Ulumuna untuk melihat beberapa volume dan nomor terbitan. Beliau meras senang telah berdialog dan bertemu dengan pejabat dan peneliti UIN Mataram dan berbagi cerita, ilmu dan pengalaman dalam penelitian etnografi. Rencanya, Prof. Harnish akan kembali ke San Diego, Amerika Serikat sehari setelah acara festival Perang Topat awal Desember ini. (Nasir/Adita@humasuin)

 

%d blogger menyukai ini: