Kabar Humas : Inovasi program humas menyapa masyarakat kampus kali ini edisi hari Ahad 22 Oktober 2017, mengajak kita untuk lebih mengenal sosok pejuang tangguh dibalik layar berkibarnya bendera UIN Mataram. Kali ini bidikan kamera humas menangkap moment spesial keceriaan para wanita yang sedang bergembira ria di ruang kerjanya.  Ada baiknya kita kenal lebih dekat dengan para protokoler pimpinan kampus seperi Hosiah yang tengah gencar mempromosikan perubahan namanya lebih senang dipanggil OCI, begitu juga dengan  Sila, Ela dan Rara.  Entah siapa nama lengkapnya orang-orang ini, tapi ya sudahlah, bagi yang penasaran nanti bisa lihat ktp saja ya….!!!

Rutinitas para karyawan ini cendrung memiliki jam tayang yang lebih banyak dari pada yang lain, karena tugas yang diberikan adalah menjadi protokler pimpinan. Sebut saja Hosiah yang nama gaulnya adalah Oci dengan pengalamanya yang berlatar belakang menwa cukup cekatan melaksanakan tugas sebagai protokoler rektor, dan pengalaman mendampigi rektor bukan kali ini saja tapi sejak rektor sebelumnya yaitu Dr. H. Nashuddin dan sekarang rektor Dr. H. Mutawali.  Tugas menginventarisir segala suarat keluar masuk, menyeleksi tamu, mengurus SPPD, hingga meracik kopi para tamu yang berkunjung ke ruang rektor adalah merupakan menu wajib yang harus diselesaikan setiap harinya.

Tidak jauh beda dengan Sila Budiatin yang juga alumni fakultas syariah IAIN Mataram dulunya. Panggilanya sila, tapi bukan sila dalam pancasila maksudnya, sila adalah nama akrab yang selalu terdengar siapapun yang memanggilnya, bahkan juga sering teman-temanya menyapa dengan panggilan yang lebih singkat lagi yaitu SIL. Eh kalu sil kan sering digunakan pada istilah suku cadang otomotif ya….? Tapi entahlah, yang penting nyaman aja silahkan panggil sila atau sil boleh saja. Sekarang sila diberikan tugas sebagai protokoler wakil rektor dua bidang administrasi umum, perencanaan dan pengelolaan keuangan yang dalam rutinitasnya banyak berinteraksi dengan pihak luar sebagai mitra kerja lembaga.

Begitu juga dengan Ela dan Rara, dulunya adalah staf administrasi di pascasarjana kini diberikan tugas sebagai protokoler wakil rektor tiga bidang kemahasiswaan dan kerjasama baik internal maupun eksternal. Baiq rara kelahiran Lombok tengah ini memiliki ciri khas tersendiri dalam melaksanakan tugas, dia dikenal sesama temanya sebagai sosok yang pemalu dan pendiam, selalu tampil menyapa dengan senyuman.  Suka gugup dan stress kalo dimintai mengerjakan tugas yang sedikit rumit dalam waktu yang singkat, tapi hebatnya semua terselesaikan meski harus bercucuran keringat dingin.

Pelajaran penting yang dapat dijadikan acuan terhadap kinerja para wanita tangguh tersebut, layak diberikan apresiasi oleh siapapun juga bila melihat kesungguhan dan perjuangan meluangkan waktu yang terkadang sering pulang sampai malam.  Status mera semua masih tenaga kontrak atau honorer, tapi semangat kerjanya yang luar biasa bertanggungjawab, semoga keuletan dan kesungguhan yang menjadi spirit kerja selama ini segera terjawab dengan kebijakan pemerintah untuk menaikan status tenaga kontrak menjadi PNS tanpa sarat. Semoga saja begitu ya….? Mauya sih gitu ….!!! (Adita@humasuin)

%d blogger menyukai ini: