Berita Humas: Kehidupan kampus di setiap kota sudah barang tentu memiliki cerita tersendiri, begitu juga dengan kondisi kampus UIN Mataram yang berada di pusat kota provinsi Nusa Tenggara Barat.  Universitas Islam Negeri Mataram memiliki dua kampus untuk menampung lebih dari 12 000 mahasiswa yaitu di Jl. Pendidikan No. 35 dan di Jl. Gajah Mada Jempong.  Rutinitas kampus selalu identik dengan hilir mudik mahasiswa dan dosen serta para karyawan dengan tugas dan fungsi masing-masing sebagai sebuah system yang utuh dalam dunia pendidikan. Perkuliahan selama ini berlangsung sejak terbit pajar hingga matahari terbenam, eh kayak puasa aja jadinya ya… ?  Edisi kali ini sabtu, 21 Oktober 2017, ada baiknya untuk mengenal lebih dekat dengan kampus UIN Mataram di malam hari.

Aktifitas perkuliahan total berhenti seiring dengan terbenamnya matahari di upuk barat, suasana parkiran mulai terlihat lengang, satu persatu kendaraan keluar dari kampus secara tertib dan rapi dalam pengawasan dan penjagaan security 24 jam yang disiagakan secara bergantian.  Ketika malam gelap mulai menyapa dengan senyum rona kegelapan, seakan memerintahkan pada semua penghuni bumi agar menikmati malam dengan istirahat. Tetapi tidak begitu dengan sebagaian mahasiswa, justru para aktvis mulai berdatangan, dengan ragam rupa kegiatan.

Berita humas tertarik untuk mengikuti irama malam yang terjadi di lingkungan kampus UIN Mataram, pemandangan menyejukkan dengan nuansa begitu religius, mulai dari musholla ukm LDK sedang latihan qori’, di auditorium terdapat bksm sedang latihan olah pokal tarik suara, depan gedung rektorat ukm pramuka sedang latihan senam pramuka dengan menggunakan hp sebagai sound yang memandu irama, di depan gedung fakultas syariah ukm KSR-PMI sedang latihan kebugaran, di lorong tengah ada menwa sedang latihan merayap dan berguling-guling bagi anggota baru. Suasana yang sangat harmonis semua berjalan dengan misi yang berbeda, konsentrasi pada ranah masing-masing.

Menariknya lagi ada kumpulan mahasiswa dari HMJ mengambil tempat di depan ruang wakil rektor, dengan memanfaatkan sinar lampu sorot halaman kampus mereka duduk bersila beralaskan alas kaki masing-masing, dengan khusyuk dan tawajjuh mereka yasinan dengan membentuk halakah melingkar saling berhadapan.

Penomena seperti itu adalah menjadi rutinitas cipta suasana kampus setiap malam, berbagai organisasi intra maupun extra selalu mengerahkan anggotanya untuk memanfaatkan kampus pada malam hari untuk kebutuhan diskusi, yasinan, latihan, senam dan kegiatan lainnya yang tidak mungkin dilakukan pada waktu siang hari karena akan berbenturan dengan jadwal perkuliahan.

Kasubag humas H. Suhirman Adita pada kesempatan diskusi ringan dengan rektor dan para wakil rektor menyampaikan kondisi kampus pada malam hari yang dimanfaatkan oleh kalangan aktivis. Rektor beserta jajaran sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa sebagai wahana penggemblengan extra yang dilakukan, idealnya memang mahasiswa harus menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan daya pikir, nalar, wawasan dan pengalaman.

Lebih lanjut Dr. H. Mutawali berharap dan mendoakan semua mahasiswa semoga dengan kegigihan dan semangat perjuangan selama berada di kampus ini, bisa menjadi bekal yang cukup untuk menghadapi masa depan yang gemilang.  Ikhtiar kesungguhan yang terjadi siang dan malam mahasiswa yang selalu berpacu untuk meningkatkan kualitas diri, maka  kedepan nantinya akan sangat mudah dan dipermudah oleh Alloh Swt untuk menggapai asa. Keberhasilan tidak akan pernah mengingkari proses perjuangan. Wallohua’lam. (Adita@humasuin)

%d blogger menyukai ini: