BERITA FITK (5/5). Pancasila dan negara kesatuan negara Republik Indoensia adalah mutlak untuk dipertahankan. Kita sebagai banga yang besar dengan jumlah penduduk yang besar dengan kuantitatif muslim terbesar pula. Maka Indonesia dengan ideologi Pancasila semoga tetap eksis sesuai dengan harapan kita bersama. Hari ini atau pada Bulan Juni ini dikenal sebagai bulan lahirnya Pancasila. Denga umur 72 tahun yang silam kita sebagai generasi penerus, Pancasila sebagai ideologi negara, melalui doa hari ini, kiranya Pancasila tetap terpelihara. UIN Mataram adalah salahsatu media dan intitusi penyangga kebhinekaan beragama dan berbudaya, bertanggunjawab terhadap tumbuh dan bersemainya kebhinekaan tersebut. Itulah potongan sambutan Rektor UIN Mataram saat menyampaikan sambutan pada acara zikir dan doa dalam rangka meneguhkan dan nilai-nilai Pancasaila, yang diselenggarakan pada Jum’at 2 Juni 2014 di Kampus 2 FITK Jempong Mataram.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka meneguhkan kembali nilai-nilai, falsafah dan edientitas kepancasilaan kepada seluruh civitas akademik UIN Mataram baik kepada dosen, mahasiwa dan para pegawai. Alhamdulillah yang hadir merefresentasikan UIN Mataram dari seluruh fakultas dan jurusan. Termasuk kehadiran unsur pimpinan. Kemarin Hari Kamis Kita melaksanakan Apel Hari Lahir Pancasila di Kampus I, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan zikir dan doa, terakhir pada hari Ahad diakhiri dengan jalan sehat. Ungkap Dekan FITK UIN Mataram, Dr. Hj. Nurul Yakin, M.Pd. saat membuka kegiatan tersebut.

Kegiatan Hari Jum’at kemarin yaitu pembacaan Surat Yasin, zikir dan doa yang dpimpin oleh Dr. H. Maimun, M.Pd dan Dr. H. Ayif Rosyidi, MA. Menurut Wakil Rektor II Dr. Amir Aziz, M.Ag kegiatan ini dihajatkan dalam arangka penguatan jati diri civitas akademik kampus, ditengah terdapatnya indikasi beberapa rektor perguruan tinggi yang kurang memahami eksistensi keorganisasian kampus yang mengarah pada pemahaman sempit tentang kebhinekaan dan keragaman. Ini hasil temuan ini berdasarkan kajian Kemenristekdikti dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Ungkapnya. *chae

%d blogger menyukai ini: